PENDIDIKAN INKLUSIF MERUPAKAN PENDIDIKAN PERWUJUDAN DEMOKRASI PENDIDIKANPERWUJUDAN PENDIDIKAN

PROGRAM MANAJEMEN PROGRAM MANAJEMEN PENGEMBANGAN SEKOLAH INDUSTRI 2006-2006
PENDIDIKAN INKLUSIF MEMPROMOSIKAN PENDIDIKAN DEMOKRASI.
2:
MELIHAT
PENCIPTAAN PELAYANAN PENDIDIKAN YANG OPTIMAL
MENCAPAI KEMANDIRIAN BAGI ANAK
KAMI MEMILIKI KEBUTUHAN KHUSUS
POTENSI KECERDASAN DAN BAKAT KHUSUS
MISI
• KESEMPATAN PENDIDIKAN DAN HAK YANG SAMA
ANAK-ANAK setelah kesulitan
PROSES PENDIDIKAN DAN ANAK
POTENSI KECERDASAN DAN BAKAT KHUSUS
• MENINGKATKAN KUALITAS DAN LOKASI PENDIDIKAN KHUSUS DAN.
PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS
• Meningkatkan kesadaran dan memperluas jaringan
TENTANG PENDIDIKAN KHUSUS DAN MANFAAT
• MELAKUKANNYA DENGAN BENAR DAN BENAR DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF
SEKOLAH EKOLOGI, SEKOLAH DARURAT ATAU
KELUARGA / KOMUNITAS
3:
Dasar Hukum 1. Pasal 31(1) UUD 1945 (perubahan). “Setiap warga negara berhak atas pendidikan” Ayat 2: “Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan negara wajib membiayainya.” 2. nomor UU. 20 tahun2003 SistemPendidikanNasional:PasalPasal3 3 PendidikanPendidikanNasionalNasionalberfungsiberfungsimengembangkanmengembangkankemampuankemampuandandanmembentukmembentukwatakataksertasertaperadabanperadabanbangsabangsayang yang bermartabatbermartabatdalamdalamrangkarangkamencerdaskanmencerdaskankehidupankehidupanbangsabangsa, , bertujuanbertujuanuntukuntukberkembangnyaberkembangnyapotensipotensipesertapesertadidikdidikagar agar menjadimenjadimanusiamanusiayang yang berimanberimandandanbertaqwabertaqwakepadakepadaTuhanTuhanYang Yang MahaMahaEsaEsa, , BerahlakBerahlakmuliamulia, , sehatsehat, , berilmuberilmu, , cakapcakap, , kreatifkreatif, , mandirimandiri, , dandanmenjadimenjadiwargawarganegaranegarayang yang demokratisdemokratissertasertabertanggungbertanggungjawabjawab. .
4:
PasalPasal5 5 AyatAyat(1) : (SetiapSetiapwargawarganegaranegaramempunyaimempunyaihakhakyang yang samasamauntukuntukmemperolehmemperolehpendidikanpendidikanyang yang bermutubermutuayatayat(2) : (WargaWarganegaranegarayang yang mempunyaimempunyaikelainankelainanfisikfisik, , emosionalemosional, mental, , intelektualintelektual,,dan/ataudan/atausosialsosialberhakberhakmemperolehmemperolehpendidikanpendidikankhususkhususayatayat(3) : (WargaWarganegaranegaradididaerahdaerahterpencilterpencilatauatauterbelakangterbelakangsertasertamasyarakatmasyarakatadatadatyan yang terpencilterpencilberhakberhakmemperolehmemperolehpendidikanpendidikanlayananlayanankhususkhususayatayat(4) : (WargaWarganegaranegarayang Orang-orang dengan bakat khusus dan kemampuan khusus berhak menerima pendidikan khusus.
5:00 pagi
PasalPasal32 32 ayatayat(1) : (PendidikanPendidikankhususkhususmerupakanmerupakanpendidikanpendidikanbagibagipesertapesertadidikdidikyang yang memilikimemilikitingkattingkatkesulitankesulitandalamdalammengikutimengikutiprosesprosespembelajaranpembelajarankarenakarenakelinankelainanfisik,emosionalfisik,emosional, , mental, sosialsosial, , dan/ataudan/ataumemilikimemilikipotensipotensikecerdasankecerdasandandanbakatbakatistimewaistimewa..ayatayat(2): (PendidikanPendidikanlayananlayanankhususkhususmerupakanmerupakanpendidikanpendidikanbagibagipesertapesertadidikdidikdididaerahderahterpencilterpencilatauatauterbelakangterbelakang, , masyarakatmasyarakatadatadatyang yang terpencilterpencil, , dan/ataudan/ataumengalamimengalamibencanabencanaalamalam, , bencana sosial dan sosial dan mereka yang tidak mampu secara ekonomi.
3. UU no. 23 tahun 2002
perlindungan anak
Pasal 48:
Pemerintah berkewajiban memberikan pendidikan dasar kepada semua anak sekurang-kurangnya 9 (sembilan) tahun.
Pasal 49:
Negara, pemerintah, keluarga dan orang tua memiliki kewajiban untuk memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya kepada anak-anak.
6:00 pagi
Bagian 50
Pelatihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 mempunyai tujuan sebagai berikut:
a) Mengembangkan sikap dan keterampilan kepribadian anak, bakat, kemampuan mental dan fisik untuk mencapai potensi terbaiknya.
b) Promosi penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan fundamental.
c) untuk mengembangkan rasa hormat kepada orang tua, identitas budaya, bahasa dan nilai-nilai, tempat anak-anak tinggal, dari mana anak-anak berasal dan peradaban mereka yang berbeda;
d) Mempersiapkan anak untuk kehidupan yang bertanggung jawab. dan:
e. Mengembangkan rasa hormat dan cinta terhadap lingkungan.
7:00
Pasal 51 Anak penyandang disabilitas fisik dan/atau mental berhak mendapatkan akses dan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan reguler dan pelatihan khusus. Pasal 52 Pasal 531: Pemberian biaya pendidikan dan/atau bantuan gratis atau pelayanan khusus kepada keluarga berpenghasilan rendah, anak terlantar dan anak yang tinggal di daerah terpencil Tanggung jawab. Sebagaimana dimaksud pada ayat (1), tanggung jawab pemerintah meliputi mendorong warga untuk berperan aktif.
sebelum jam 8
4. -- Undang-Undang Penyandang Disabilitas 1997. Bagian 4(5) ("Setiap penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama di semua bidang kehidupan dan kehidupan."
09:00
6. Surat Edaran No. 380/C.C6/MN/2003 tanggal 20.01.2003 dari Kepala Direktur Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional.
tentang pendidikan inklusif. Penyelenggaraan dan pengembangan sekurang-kurangnya 4 (empat) sekolah yang terdiri dari SD, SMP, SMA, dan SMK di setiap kabupaten/kota.
7. Deklarasi Bandung (Nasional) “Indonesia menuju pendidikan inklusif” 8.-14. Agustus 2004.
a.MenjaminMenjaminsetiapsetiapanakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainnyalainnyamendaatkanmendapatkankesempatankesempatanaksesaksesdalamdalamsegalasegalaaspekaspekkehidupankehidupan, , baikbaikdalamdalambidangbidangpendidikanpendidikan, , kesehatankesehatan, , sosialsosial, , kesejahteraankesejahteraan, , keamanankeamanan, , maupunmaupunbidangbidanglainnyalainnya, , sehinggasehinggamenjadimenjadigenerasigenerasipeneruspenerusyang yang handalhandal..b.MenjaminMenjaminsetiapsetiapanakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainnyalainnyasebagisebagaiindividuindividuyang yang bermartabatbermartabat, , untukuntukmendapatkanmendapatkanperlakuanperlakuanyang yang manusiawimanusiawi, , pendidikanpendidikanyang yang bermutubermutudandansesuaisesuaidengandenganpotensipotensidandankebutuhankebutuhanmasyarakatmasyarakat, , tanpatanpaperlakuanperlakuandiskriminatifdiskriminatifyang yang merugikanmerugikaneksistensieksi tekanan dalam hidupnya, baik fisik maupun psikis, psikis, psikis, ekonomi, sosiologis, hukum, politik, politik dan budaya serta budaya;
jam 10 pagi
c.MenyelenggarakanMenyelenggarakandandanmengembangkanmengembangkanpengelolaanpengelolaanpendidikanpendidikaninklusifinklusifyang yang ditunjangditunjangkerjakerjasamasamayang yang sinergissinergisdandanproduktifproduktifantaraantarapemerintahpemerintah, , institusiinstitusipendidikanpendidikan, , institusiinstitusiterkaitterkait, , duniaduniausahausahadandanindustriindustri, , orangorangtuatuasertasertamasyarakatmasyarakat..d.MenciptakanMenciptakanlingkunganlingkunganyang yang mendukungmendukungbagibagianakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainnyalainnya, , sehinggasehinggamemungkinkanmemungkinkanmerekamerekadapatdapatmengembangkanmengembangkankeunikankeunikanpotensinyapotensinyasecrasecaraoptimal.optimal.e.MenjaminMenjaminkebebasankebebasananakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainnyalainnyuntukuntukberinteraksiberinteraksibaikbaiksecarasecarareaktifreaktifmaupunmaupunproaktifproaktifdengandengansiapap unsiapapun, , kapanpunkapanpundandandilingkungandilingkunganmanapunmanapun, , dengandenganmeminimalkanmeminimalkanhambatanhambatan..f.MempromosikanMempromosikandandanmensosialisasikanmensosialisasikanlayananlayananpendidikanpendidikaninklusifinklusifmelaluimelauimedia media masamasa, forum , ilmiahilmiah, , pendidikanpendidikandandanpelatihanpelatihandandanlainnyalainnyasecarasecaraberkesinambunganberkesinambungan..g.MenyusunMenyusunrencanarencanaaksiaksi(action plan) (dandanpendanaannyapendanaannyauntukuntukpemenuhanpemenuhanaksesibilitasaksesibilitasfisikfisikdandannon non fisikfisik, , layananlayananpendidikanpendidikanyang yang berkualitasberkualitas, , kesehatankesehatan, , rekreasirekreasi, , kesejahteraankesejahteraanbagibagisemuasemuaanakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainyalainnya..
jam 11:00
8. Deklarasi Bukittinggi (Internasional) 2005
sebuah. Sebuah pendekatan untuk meningkatkan kualitas sekolah
pada dasarnya apa yang akan dijamin oleh strategi ini
Sebuah "pendidikan untuk semua" nasional sejati.
benar untuk semua;
b. Bagaimana memastikan semua orang memiliki akses ke sana
pendidikan dan perawatan yang berkualitas
masyarakat di mana dia tinggal sebagai peserta
program pengembangan anak usia dini
di sekolah-sekolah, dasar dan menengah, esp
yang tidak memiliki kesempatan hari ini
mereka bersekolah di sekolah umum atau masih berisiko
melawan marginalisasi dan eksklusi; dan:
c. Mendukung perkembangan masyarakat
Menghargai dan menghormati perbedaan individu
Warga
12.00
Prinsip-Prinsip Pendidikan (UNESCO)
saling mengenal
Belajar belajar belajar
belajar untuk belajar
belajar menjadi
belajar hidup bersama
Tujuan Pembangunan Milenium Tujuan Pembangunan Milenium. Menghilangkan kemiskinan dan kelaparan ekstrim. Mencapai pendidikan inti bersama c. Mempromosikan kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan. menurunkan angka kematian anak. Meningkatkan kesehatan materi. Memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya. Untuk memastikan kelestarian lingkungan
13:00
TERMASUK PERNYATAAN
PENDIDIKAN UNTUK SEMUA (2000)
1. Memperluas dan meningkatkan pengasuhan dan pendidikan bagi anak kecil, terutama yang paling rentan dan kurang beruntung;
2. Pada tahun 2015, memastikan akses ke pendidikan dasar dan kualitas wajib dan gratis untuk semua anak, terutama anak perempuan, anak-anak yang kurang beruntung dan anak-anak dari etnis minoritas.
3. Untuk memastikan bahwa kebutuhan belajar semua orang muda dan orang dewasa terpenuhi untuk memastikan akses yang memadai ke kurikulum dan keterampilan hidup yang relevan.
14:00
4. Pada tahun 2015, mencapai peningkatan 50 persen dalam literasi orang dewasa, terutama di kalangan perempuan, dan memiliki kesempatan yang sama untuk semua orang dewasa dalam pendidikan dasar dan lanjutan.
5. Menghilangkan ketidaksetaraan gender dalam pendidikan dasar dan menengah pada tahun 2005 dan mencapai kesetaraan gender dalam pendidikan pada tahun 2015, dengan fokus pada akses penuh dan setara bagi perempuan ke pendidikan dasar yang berkualitas.
6. Meningkatkan dan memastikan keunggulan dalam semua aspek kualitas pendidikan sehingga setiap orang mencapai hasil belajar yang diakui dan terukur, terutama dalam literasi, numerasi, dan keterampilan hidup yang penting.
15:00
KEMASAN HDI
Harapan hidup Literasi Pengeluaran per kapita (daya beli) Rata-rata lama pendidikan Indeks kesehatan Indeks pendidikan Indeks ekonomi INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)
16:00
Deklarasi Salamanca Deklarasi Salamanca * Sistem pendidikan harus memperhatikan keragaman karakteristik dan kebutuhan anak. Dengan fokus inklusif ini, sekolah umum adalah cara paling efektif untuk memerangi diskriminasi, menciptakan komunitas yang ramah, membangun masyarakat inklusif, dan mencapai pendidikan untuk semua. ; Mereka juga mendidik sebagian besar anak, meningkatkan efisiensi dan pada akhirnya ekonomi seluruh sistem pendidikan. berperilaku berbeda'*
17:00
Kerangka Aksi Deklarasi Salamanca
Prinsip panduan kerangka kerja ini adalah bahwa sekolah harus mencakup semua anak... Ini harus mencakup anak-anak cacat dan anak-anak berbakat, anak jalanan dan pekerja, anak-anak dari masyarakat nomaden terpencil, anak-anak dari bahasa, etnis atau budaya minoritas dan kurang beruntung atau kurang beruntung termasuk anak-anak. . .Area atau kelompok anak lain: Tantangan sekolah inklusif adalah mengembangkan pedagogi yang berpusat pada anak yang dapat berhasil mendidik semua anak. (Kerangka untuk Aksi, No. 3, hal. 6)
… perbedaan manusia adalah normal dan pengajaran harus disesuaikan dengan kebutuhan anak daripada menyesuaikan anak dengan asumsi yang telah ditentukan sebelumnya…. Pendidikan yang berpusat pada anak bermanfaat bagi semua siswa dan dengan demikian masyarakat secara keseluruhan... secara signifikan mengurangi putus sekolah dan mengulang... sambil memastikan pencapaian rata-rata yang tinggi... Selain itu, pendidikan yang berpusat pada anak menghormati perbedaan dan martabat semua orang. Ini adalah tempat belajar bagi masyarakat yang berpusat pada manusia. (Kerangka untuk Aksi, No. 4, hal. 7)
18:00
Inklusi dan partisipasi merupakan prasyarat penting bagi perwujudan dan pemenuhan harkat dan martabat manusia.Prinsip inti sekolah inklusi adalah bahwa semua anak harus belajar bersama-sama sebanyak mungkin, tanpa memandang masalah atau perbedaan. Sekolah inklusif harus mengenali dan menanggapi beragam kebutuhan siswanya dan beradaptasi dengan gaya dan kecepatan belajar yang berbeda. Pengalaman menunjukkan bahwa sekolah inklusif yang melayani semua anak di masyarakat adalah yang paling berhasil dalam hal mendapatkan dukungan dan imajinasi dari masyarakat. dan cara-cara inovatif untuk menggunakan sumber daya terbatas yang tersedia. dari nasional ke lokal, harus mendorong anak cacat untuk menghadiri sekolah lingkungan, sekolah yang akan dihadiri anak cacat.
19:00
Anatomi Otak
20:00
Jenis anak berkebutuhan khusus
buta
B. tuli
G. Disabilitas intelektual (sindrom Down)
-C: Cacat intelektual ringan (IQ = 50-70)
-C1: disabilitas intelektual sedang (IQ = 25-50)
-C2. cacat intelektual berat (IQ <25)
D. Perawatan empat kali lipat.
-D: Patologi persegi kecil
-D1. Sebagian kecil dari kotak tengah
E. Tunalaras (konduktor)
F. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun
G. Tunagan
HIV AIDS
21:00
I. Bakat. Potensi kecerdasan yang luar biasa (IQ > 125)
J. Bakat. Potensi bakat istimewa (kecerdasan ganda: bahasa, logika-matematis, visual-spasial, fisik-kinestetik, musik, interpersonal, interpersonal, natural, spiritual)
K. Ketidakmampuan belajar (hiperaktivitas, ADD/ADHD, disleksia/membaca, disgrafia/menulis, disfasia/berhitung, disfasia/bicara, dispraksia/mobilitas)
L. Lambat belajar (IQ = 70-90)
M. Autisme
N. Korban Kecanduan Narkoba
O. Indigo
22:00
Jenis layanan pendidikan
SEKOLAH BESAR
- Satuan pendidikan untuk anak-anak miskin
khusus: TKLB, SDLB, SMPLB, SMLB, SMCLB
SEKOLAH INKLUSIF
- Sekolah negeri, penyelenggara pendidikan inklusif
menerima semua anak berkebutuhan khusus (dengan IQ normal):
sebuah. Ditantang secara intelektual, berbakat
khusus, kecerdasan khusus.
b. Siapa yang membutuhkan pendidikan khusus?
- Sekolah inklusif dipilih dari sekolah umum
Memotong seleksi dan persiapan yang baik
Sekolah, guru, orang tua, siswa, energi
administrasi dan lingkungan sekolah/masyarakat.
23:00
TUJUAN PENDIDIKAN
Sumber: Ringkasan Statistik Pendidikan Indonesia 2004/2005. BalitbangDiknas:
HANYA APM
APM:
Tidak menunggu
4 - 6 19 515 200 5 852 509 29,99% 13 662 691 69,81%
94,71%
62,79%
42,45%
16,87%
49,87%
1 356 364
4.827.876
7.191.037
21.071.974
48.109.942
7-12:
13-15:
16-18:
19-24:
25.644.861
12.975.988
12.494.623
25.347.200
24.288.497
8.148.112
5.303.586
4.275.226
5,29%
37,21%
57,55%
83,13%
JUMLAH 95 977 872 47 867 930 50,13%
24:00
TABEL 1:
INFORMASI PENTING KEBAYARAN
INDONESIA
DATA:
TANPA BAHAN
2000 2001 2002 2003
1. a. Penduduk usia 5-6 tahun Penduduk 8 770 300 8 581 600 8 384 900 8 182 800
b. Penduduk usia 4-5 tahun Penduduk 8 669 400 8 494 900 8 312 100 8 124 200
c. Penduduk usia 6 tahun orang 4.402.300 4.307.900 4.209.400 4.108.100
2. Siswa TK + RA + TCLB 1 635 300 1 757 181 1 852 267 2 639 398
Siswa TKLB Orang 7.133 5.872 6.284 6.484
3. Siswa lainnya yang berusia 5-6 tahun Perorangan 2 907 531 2 918 631 2 967 884 3 018 134
sebuah. Karyawan SLB + SDLB 3.972 3.502 3.637 3.710
4.APC% 18,65 20,48 22,09 32,26
TKLB% 0,08 0,07 0,07 0,08
5. TPT 5-6 tahun % 46,36 48,15 50,46 58,35
SLB + SDLB% 0,05 0,04 0,04 0,05
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
25:00
MEJA 2:
INFORMASI PRIBADI PROYEKSI ANAK
INDONESIA
PROYEKSI
TANPA BAHAN
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. a. Usia penduduk 7.975.200 7.861.400 8.144.200 8.327.600 8.327.600 8.327.600 8.327.600 8.327.600 8.051.100.
b. Penduduk Usia 4 - 5 tahun Penduduk 7.931.300 7.734.300 7.850.500 7.963.300 8.076.300 8.187.200 8.296.900 8.352.900 8.305 8.305 8.305
c. Usia penduduk 6 tahun
2. Siswa TK + RA + TCLB 2 592 738 2 610 863 2 694 482 2 800 461 2 910 894 3 025 413 3 143 046 3 644 626.
Siswa TKLB 6 514 7 164 7 853 8 608 9 435 10 343 11 318 18 128 20 011 22 487
3. Siswa 5-6 tahun lainnya Perorangan 3.065.605 3.111.227 3.165.880 3.216.499 3.291.662 3.370.967 3.461.745 3.837.620.34
sebuah. SLB + pegawai SDLB 3 708 3 786 3 858 3 936 4 020 4 113 4 205 4 786 5 381 6 071
4.APC % 32,51 33,37 34,27 35,20 36,16 37,15 38,16 43,75 47,72 51,49
TKLB % 0,08 0,09 0,10 0,11 0,12 0,13 0,14 0,22 0,24 0,27
5. TPT 5-6 tahun % 59,85 61,48 62,28 62,72 63,47 64,26 65,35 71,77 75,48 77,11
SLB + SDLB % 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,06 0,06 0,07
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
26:00
TABEL 3:
INFORMASI SEKOLAH UNGGUL
INDONESIA
DATA:
TANPA BAHAN
2000 2001 2002 2003
1. a. Populasi usia 7-12 tahun Populasi 25 955 600 25 831 400 25 689 700 25 535 800
b. Penduduk usia 6-7 tahun Penduduk 8 812 600 8 633 700 8 447 500 8 255 500
2. Siswa SD + orang MI 28 725 010 28 956 917 29 081 603 29 260 349
Siswa SLB + SDLB 34.879 30.540 30.769 31.711
3. Siswa lain berusia 7-12 935 990 942 812 972 115 989 980
sebuah. Karyawan SLB + SDLB 6 206 5 472 5 683 5 796
APK ke-4% 110,67 112,10 113,20 114,59
SDLB% 0,13 0,12 0,12 0,12
5. TPT 7-12 tahun 95,91% 97,31 98,22 98,92
SLB + SDLB % - - - 0,02
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
27:00
TABEL 4:
PROYEK INFORMASI SEKOLAH DARURAT
INDONESIA
PROYEKSI
TANPA BAHAN
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. a. Penduduk usia 7-12 tahun Penduduk 25.603.201 25.644.861 25.836.228 25.836.228 26.078.756 26.347.268 26.679.981 28.827
b. Penduduk usia 6-7 tahun Penduduk 8 058 400 7 856 600 7 921 100 7 983 400 8 044 500 8 104 900 8 162 900 8 299 900 7 850
2. Siswa SD + MI 29.297.750 29.306.701 29.408.699 29.475.641 29.764.746 30.084.316 30.497.727 31.497,84
SDLB Siswa Orang 32 212 32 911 33 514 34 130 34 755 35 393 35 980 39 881 42 987 44 973
3. Siswa lain dari 7-12 tahun 1 030 571 1 089 259 1 150 190 1 218 275 1 267 687 1 320 806 1 362 868 1 670 512 51
sebuah. Pegawai SLB + SDLB 5 794 6 152 6 519 6 917 7 348 7 817 8 312 11 964 14 349 17 202
4.APC % 114,43 114,28 114,19 114,09 114,13 114,18 114,31 114,42 114,28 114,16
SDLB % 0.13 0.13 0.13 0.13 0.13 0.13 0.13 0.14 0.15 0.16
5. TPT 7-12 tahun % 98,94 98,96 98,98 99,00 99,02 99,05 99,07 99,17 99,24 99,28
SLB + SDLB % 0,02 0,02 0,03 0,03 0,03 0,03 0,03 0,04 0,05 0,06
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
28:00
TABEL 5:
FAKTA SMA MENAKJUBKAN!
INDONESIA
DATA:
TANPA BAHAN
2000 2001 2002 2003
1. a. Populasi 13 - 15 Populasi 12 723 000 12 810 300 12 888 900 12 964 800
2. Siswa 9 563 434 9 757 132 9 936 647 10 591 202
Siswa SMPLB Perorangan 5 663 5 321 5 898 5 653
3. Siswa lain berusia 13-15 tahun 1 652 868 1 669 384 1 689 210 1 994 521
sebuah. Karyawan SLB + SDLB 9.929 8.755 9.093 9.274
4.AP% 75,16 76,17 77,09 81,69
SMPLB% 0,04 0,04 0,05 0,04
5. TPT 13-15 tahun % 70,73 71,50 72,23 74,19
SLB + SDLB% 0,08 0,07 0,07 0,07
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
29
nomor 6
ARTAKRG KENDARAAN AVAG DPROC TVĘALNERI PROYEKSI
INDONESIA
PROYEKSI
VITOR BAGADRICH CHKA
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. Penduduk usia 13-15 tahun Penduduk 12 895 372 12 975 988 13 090 683 13 268 784 13 326 562 13 419 559 13 446 028 13.446 028 13.446 1024.
2. Siswa 10 864 282 11 294 869 11 720 990 12 195 278 12 461 385 12 748 549 12 915 368 14 445,514515
Siswa SMPLB Oranye 5 503 6 022 6 569 7 165 7 815 8 524 9 281 14 502 17 788 22 487
3. Pelajar usia 13-15 tahun Lainnya 1.997.249 2.014.122 2.047.354 2.090.041 2.145.519 2.205.179 2.271.044 2.520.040,04
sebuah. Pegawai SLB + SDLB 9 270 9 772 10 280 10 829 11 421 12 061 12 733 17 548 20 626 24 286
4.AP% 84,25 87,04 89,54 91,91 93,51 95,00 96,05 101,67 104,44 105,51
SMPLB % 0,04 0,05 0,05 0,05 0,06 0,06 0,07 0,10 0,12 0,15
5. TPT 13-15 tahun % 76,21 78,32 80,29 82,17 83,72 85,17 86,43 91,67 94,85 96,74
SLB + SDLB % 0,07 0,08 0,08 0,08 0,09 0,09 0,09 0,12 0,14 0,16
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
30
7
(Tingkat SD + SMP) Tersedia
INDONESIA
TVYALNER
VITOR BAGADRICH CHKA
2000 2001 2002 2003
1. Penduduk usia 7-15 tahun Penduduk 38.679.500 38.641.700 38.578.600 38.500.600
2. Mahasiswa 38.288.444 38.714.049 39.018.250 39.851.551
Siswa SDLB Orang 34.879 30.540 30.769 31.711
b. Murid usia 7-15 Populasi 33 445 179 33 812 435 34 044 566 34 369 680
G. 7-15 tahun (SLB + SDLB) orang 6 206 5 472 5 683 5 796
yaitu Pelajar 13-15 tahun Orang 8 543 960 8 670 740 8 806 097 9 109 178
e. 13-15 tahun (SLB + SDLB) orang 9 929 8 755 9 093 9 274
Siswa SMPLB Perorangan 5 663 5 321 5 898 5 653
3. Pelajar Kelompok Umur Pendidikan Orang Pendidikan 37 011 762 37 394 225 37 679 384 38 401 635
sebuah. < 7 tahun (SLB + SDLB) orang 3.972 3.502 3.637 3.710
f. Pelajar > 15 tahun orang 659.052 663.159 666.934 1.013.821
> 15 tahun (SLB + SDLB) orang 20.435 18.132 18.254 18.584
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
31
Tabel 8
PRODUKSI MANUFAKTUR (tingkat SD + SMP)
INDONESIA
PROYEKSI
VITOR BAGADRICH CHKA
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. Usia penduduk 7 - 15 tahun
2. Mahasiswa 40.162.041 40.601.570 41.129.689 41.670.919 42.226.131 42.832.865 43.413.095 46.272.04517,
SDLB Siswa Orang 32 212 32 911 33 514 34 130 34 755 35 393 35 980 39 881 42 987 44 973
Siswa SMPLB Oranye 5 503 6 022 6 569 7 165 7 815 8 524 9 281 14 502 17 788 22 487
3. Siswa Tarikaina Khumb Krtakan Krtakan Anca 38.689.665 39.086.421 39.573.524 40.068.545 40.605.897 41.192.743 41.741.714 41.741.7141
sebuah. < 7 tahun (SLB + SDLB) orang 3 708 3 786 3 858 3 936 4 020 4 113 4 205 4 786 5 381 6 071
b. Murid usia 7-15 Penduduk 34623 498 34 977 418 35 405 451 35 842 245 36 295 651 36 792 467 37 267 797 39 294
G. 7-15 tahun (SLB + SDLB) orang 5 794 6 152 6 519 6 917 7 348 7 817 8 312 11 964 14 349 17 202
yaitu Murid 13-15 tahun Penduduk 9 291 467 9 599 662 9 913 727 10 265 172 10 472 165 10 696 641 10 835 489 12 0512 789
e. 13-15 tahun (SLB + SDLB) orang 9 270 9 772 10 280 10 829 11 421 12 061 12 733 17 548 20 626 24 286
f. Pelajar > 15 tahun Orang 996.782 993.046 996.257 1.002.362 1.009.194 1.017.446 1.024.565 1.046.544 1.001.547 4
> 15 tahun (SLB + SDLB) orang 18 943 19 223 19 426 19 613 19 781 19 926 20 011 20 085 20 419 19 901
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
32
9
Геразанц ава ^ дпроци макарки твјалнер
INDONESIA
TVYALNER
VITOR BAGADRICH CHKA
2000 2001 2002 2003
1. Penduduk 16 - 18 orang 12.810.400 12.780.200 12.742.800 12.702.800
2. Siswa 5 480 576 5 714 787 5 944 302 6 128 962
Siswa SMA 1 972 2 043 2 515 2 522
3. Siswa usia 16 - 18 orang lain 765 483 775 360 782 770 1 141 565
sebuah. Karyawan SLB 14 895 13 133 13 640 13 911
4. APK % 42.78 44.72 46.65 48.25
SMLB% 0,02 0,02 0,02 0,02
5. TPT 16-18 tahun % 35,40 37,09 38,77 42,95
SLB% 0,12 0,10 0,11 0,11
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
33
10
Αρτακαρη αταη τπροφσι τνθαλενενεινετοεσια
INDONESIA
PROYEKSI
VITOR BAGADRICH CHKA
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. Penduduk 16 - 18 orang 12.573.960 12.494.623 12.490.657 12.561.589 12.666.684 12.789.697 12.933.510 13.494,
2. Mahasiswa 6.350.367 6.568.045 6.853.146 7.202.760 7.610.532 8.019.764 8.459.637 10.070.540 12.112335
Siswa SMA Orang 2 123 2 378 2 656 2 966 3 312 3 699 4 124 7 251 8 894 11 243
3. Siswa lainnya berusia 16 sampai 18 tahun 1.128.081 1.130.918 1.140.770 1.153.571 1.167.163 1.182.246 1.196.276 1.254.2414
sebuah. Pegawai SLB 13 906 14 460 15 005 15 590 16 219 16 896 17 594 22 333 24 662 27 821
4.AP% 50,50 52,57 54,87 57,34 60,08 62,70 65,41 75,10 84,56 91,53
SMLB % 0,02 0,02 0,02 0,02 0,03 0,03 0,03 0,05 0,06 0,08
5. TPT 16-18 tahun % 44,62 46,25 48,08 50,07 52,23 54,29 56,39 63,95 70,99 75,95
SLB % 0.11 0.12 0.12 0.12 0.13 0.13 0.14 0.17 0.17 0.18
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
34
Усццнери тиви заргацз
Хатук к Agustтююн
2000 - 2003 TARY
93277871830470007500800085009000950012000/20012001/20022002/2003
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
35
2002/2003
murid
45
Siswa/Ussich
4
siswa/sekolah
4
Dasaran/Dasaran
1.78
guru sekolah
10
Sumber: PDIP - Balitbang, 2004
Persentase guru sekolah menengah dengan gelar sarjana 2002/2003. Dari tahun 2003
jumlah guru seluruhnya
8.304
<D1
47,58%
D2
-
D3
5,62%
Sarjana
46,35%
S-2/S-3
0,45%
36
ARTAKRG
BERDASARKAN KELOMPOK
kelompok usia
Kerumunan
18-20 tahun
-
21-25 tahun
-
26-30 tahun
6
31-35 tahun
102
36-40 tahun
703
41-45 tahun
888
46-50 tahun
382
51-56 tahun
187
57-60 tahun
62
Sumber: Otoritas Kepegawaian, 2005
37
Дпроци уннохи талнере
TKLB SDLB SMPLB SMLB
SLB4981.176521433 Pendidikan Luar Biasa -5485240 Diterima Pendidikan Luar Biasa Pendidikan Luar Biasa -9.264879195 Sekolah Inklusi Pendidikan Akselerasi Sekolah Inklusif -24499.9814.261 Lembaga
Data PSLB tahun 2004/2005
38
PERMATA PERFUMERY
MITRA KREATIF
Dari tahun 2002 hingga 2005
6.953 35.004 6.446 2.433 7.640 33.324 7.240 3.087 8.101 37.224 8.387 3.730 7.982 44.724 9.381 44.724 data 9.381 PSLSD202 (SIM382002) 9.381 PSD2020000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000
39
A. PENGGUNA SLB
1 buah 3218
2 Khul 19,199
3 MIDJIN XETAKHUZYUTUUN 27.998
4 cacat intelektual sedang 10547
5 MIJIN TARBERUTYUN 1,920
6 MIJIN FITNESS 553
7 tuna 788
8 kamar ganda 450
9 AGUSTUS 1752
66425
B. GAUN
2 Lakukan matematika
1 HATUK CARIK
10.338 PESERTA LEMBAGA PEMULIHAN ANAK PAYMANI VERAKAPITULUM EST TESAKI OLEH HATUK KARIKNEROV, 2005/20062005/2006
81434
(Sumber data SIM Direktorat PSLB)
40
Perbandingan internasional
Sumber: Programmefor International Student Assessment (PISA) 2003NONegaraRata-Rata Nilai1Hongkong-China5602Jepang5573Korea5474Selandia Baru5375Finlandia5366Canada5337Australia5338Inggris5299Swiss52910Belgia52011Perancis51712Austria51513Islandia51414Denmark51415Lthuania51416Swedia51017Irlandia50318Norwegia49919Ceko49820Amerika Serikat49321Jerman49022Hungaria48823Rusia47824Spanyol47625Polandia47026Latvia46327Italia45728Portugal45429Greece44730Luxembourg4631Israel43332Thailand43233Bulgaria43034Argentina38835Mexico38736Chili38437Macedonia38138Albania38139Indonesia36740Brazilia3341Peru292NONegaraRata-Rata Nilai1Jepang5502Hongkong-China5413Finlandia5384Inggris5325Canada5296Selandia Baru5287Australia5288Korea5259Austria51910Irlandia51311Norwegia51212Ceko51113Perancis50014Norwegia50015Amerika Serikat49916Swiss49617Belgia49618Islandia49619Hungaria49620Spanyol49121Jerman48722Polandia48323Denmark48124Italia47825Lithuania7626Greece46127Rusia46028Latvia46029Portugal45930Bulgaria44831Luxembourg44332 Thailand43633Israel43434Meksiko42235Chili41536Makedonia40137Argentina39638Indonesia39339Albania37640Brasil37541Peru333Komunitas InternasionalKompetensi SuksesI PAI
41
Тари
Тарич
2002 2003 2004 2005
0 - 4 20200.3 20274.2 20342.0 20408.1
4 - 9 21165,8 20752,8 20328,6 19893,0
10-14 21512.9 21637.8 21756.7 21870.5
15-19 21232.0 21206.0 21177.8 21144.0
20-24 20524.8 20729.8 20930.6 21123.9
25-29 19304.4 19575.4 19794.2 19931.4
30-34 17760,2 18047.2 18304,9 18559,9
35-39 15748.4 16098.4 16438.0 16769.2
40-44 13555.2 13974.0 14375.6 14761.5
45-49 10854.6 11369.6 11874.0 12356.0
50-54 8235.4 8637.4 9066,8 9522.5
55-59 6312.0 6552.0 6821.4 7117.8
60-64 5113.5 5209.4 5336.6 5472.8
65-69 4052,2 4168,1 4296.2 4465.6
70-74 2676,2 2770,2 2920,2 3117.4
75 + 3191.0 3249.0 3313.0 3384.7
(Sumber Sensus BPS 2005)
LAPORAN PERUMAHAN INDONESIA
OLEH KELOMPOK SEJARAH
2002 - 2005
(dalam ribuan)
42
Data yang dinonaktifkan.
1. Berdasarkan data dari Susenas
2003, Penyandang Disabilitas
Indonesia 1,48 juta (0,7%).
Penduduk Indonesia):
2. Usia penyandang disabilitas
Sekolah (usia 5-18) adalah 21,42%
???????? ???????? ???????? ???????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ????? dirinya sendiri dirinya itu
(????????????????????????????????????????????????????? ????? ???????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????? (HI ???????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ????????????????????????????????
43
а 5.а. ???????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????? ?? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????? rencana perjalanan ini ????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ??? itu apa adanya
2003 ?????????????????????????.???????????????????????? ????
???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ????????????????????????????????????
Tidak bisa bekerja
Tidak
Tidak bisa bekerja
ар
Populasi
(1)
(2)
(3)
(4)
???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ????????????
গিয়াকাকান
???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???? ??
0,61
0,76
0,69
99.39
99.24
99.31
100.00 (90.3 juta)
100.00 (124.0 juta)
100.00 (214.3 juta)
а 5.б. Jumlah penyandang disabilitas menurut tipe 1998, 2000
???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ????????????????????????????????????
1998
2000 pound
2003
(1)
(2)
(3)
(4)
???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ????????????
গিয়াকাকান
???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???? ??
0,43
1.09
1.52
0,51
0,98
1.49
0,55
0,94
1.48
???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????? level level itu ketik apa itu
44
45
???????????????????????????????????????????????????????? ???? ????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????? ??????????????????????????????????????? ouderdom
(տարի)
???????????????????????????????????????????????????????? ????????????
Գյուղական
???????????????????????????????????????????????????????? ?????????????????????????????????????????????????
Գյուղական
(1)
(2)
(3)
(4)
0–4
5-10
11–18
19–30
31-59 թթ
60+
2.78
8.56
12.04
23.77
30.71
22.14
3.02
8.25
13.66
17.89
33.50
23.67
2.93
8.36
13.06
20.06
32.47
23.10
Ընդամենը
100.00
100.00
100.00
Աղյուսակ 5.գ. Հաշմանդամություն ունեցող անձանց տոկոսն ըստ տարիքային խմբի և տարածաշրջանի տեսակի, 2003 թ
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
46
47
Tipe Daerah
Jenis Cacat
Perkotaan
Pedesaan
Perkotaan +
Pedesaan
(1)
(2)
(3)
(4)
Mata/buta (A)
Rungu/tuli (B)
Wicara/bisu (F)
Wicara dan rungu (FB)
Tubuh/fisik (D)
Mental (C)
Jiwa
Ganda (G)
11,03
6,85
6,88
5,43
35,56
19,55
8,85
5,85
14,49
7,42
8,66
4,07
35,06
13,89
10,88
5,52
13,21
7,21
8,00
4,57
35,25
15,99
10,13
5,64
Jumlah
100,00
100,00
100,00
Tabel 5.d. Persentase Penyandang Cacat menurut Jenis Cacat dan Tipe Daerah, Tahun 2003
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
48
Penyebab Kecacatan
Jenis Cacat Bawaan
sejak
lahir
Kecelakaan/
Bencana Alam/
Kerusuhan
Penyakit Total
(1) (2)
Mata/buta (A)
Rungu/tuli (B)
Wicara/bisu (F)
Wicara dan rungu (FB)
Tubuh/fisik (D)
Mental (C)
Jiwa
Ganda (G)
Jumlah
33,98
11,34
80,88
71,21
37,78
66,46
24,18
57,47
44,60
(3) (4) (5)
15,99
7,92
5,63
7,38
25,7
11,24
23,86
16,13
50,03
80,74
14,29
21,41
36,52
22,30
51,96
26,40
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
17,66 37,74 100,00
Tabel 5.d. Persentase Penyandang Cacat menurut Jenis Cacat dan Penyebab Kecacatan, Tahun 2003
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
49
50
Tabel 5.d. Persentase Penyandang Cacat berumur 5 tahun ke atas Menurut Tipe Daerah dan Pendidikan Tertinggi yang ditamatkan, Tahun 2003
Tipe
Daerah
Tidak/belum
pernah
sekolah
Tidak/belum
tamat SD SD SMP SM+ Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Perkotaan 36,55 23,96 16,22 12,20 11,06 100,00
Pedesaan 48,87 25,73 16,79 4,52 4,09 100,00
Perkotaan
+ Pedesaan 44,31 25,08 16,58 7,36 6,67 100,00
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
51
52
53
ISUISU--ISU STRATEGISISU STRATEGIS1.Penjaringan Data, Mapping Data2.Struktur Pembiayaan (unit cost) Pendidikan Khusus3.ISO 9000/2001 (akreditasi, POS, SPM)4.Peran serta masyarakat 5.Wajar dikdas 9 tahun 6.Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Khusus7.UN/US (ujian nasional / ujian sekolah)8.Pendidikan Keterampilan Hidup9.Pendidikan Inklusif10.Kelas Olympiade11.Program Percepatan Belajar
54
FAKTOR FAKTOR-FAKTOR KRITIKAL KUNCI
DAN SYARAT KEBERHASILAN
1. Data yang akurat dan Informasi yang jelas.
2. Perencanaan dan pembinaan.
3. Jangkauan Program
4. Capacity building.
5. Networking dan Koordinasi.
6. Struktur organisasi Dinas di Daerah
7. Monitoring dan evaluasi.
8. Persepsi dan pemahaman anak berkebutuhan khusus.
9. Nomenklatur sekolah, pengertian dan kriterianya secara
jelas.
10. Kepedulian, kesadaran, dan partisipasi
11. Kemandirian lulusan.
12. Ketersediaan guru.
13. Ketersediaan sarana prasarana
55
SENTRA PENDIDIKAN KHUSUS DAN
PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS
SLBTIKICTAsosiasi/LembagaKeterampilanKELAS KETRAMPILANKiosKelasOlimpiadeAkademikBakatSekolahBiasauntukAkselerasi,CerdasdanBakatIstimewaTK, SD, SMP, SMA, SMK KlinikTerapiGuru AkademikInstrukturKeterampilanSekolahBiasauntukInklusifTK, SD, SMP, SMA, SMKKiosKiosSLBTK, SD, SMP, SMA, SMKKelasInklusifTK, SD, SMP, SMA, SMKPERPUSTAKAAN
56
PengembanganPengembanganProgramProgramPendidikanPendidikanKhusus (PK)Khusus dandanPendidikanPendidikanLayananLayananKhusus (PLK)Khusus AA. . SENTRASENTRAPK dan PLK :PK 1.1.SLBSLB2.2.Kelas Inklusif (TK, SD, SMP, SMA, SMK)3.3.Kelas Olympiade (Akademik dan talenta/bakat)4.4.KelasKelasKeterampilanKeterampilan, Unit , ProduksiProduksidandanKiosKiosPemasaranPemasaran5.5.Guru (akademik dan keterampilan)6.6.TIK / ICTTIK ICT7.7.Klinik TerapiKlinik Terapi8.8.PerpustakaanPerpustakaan
57
B. Forum . Aliansi Peduli PK dan PLK :
1. Ormas / LSM : TP PKK, Aisyiah Aisyiah, , Nasyiatul Aisyiah Aisyiah, , Muslimat,Fatayat Fatayat, ,
Dharma Wanita Persatuan Persatuan, , dll
2. . Perguruan Tinggi :
- Keguruan Keguruan: : (FPOK ,PLB/PK), Kedokteran (Mata Mata, THT, , Neurologi Neurologi, ,
Gigi Gigi, , Orthopedi,Gizi, Rehab Medik Medik, , anak Psikiatri), Psikologi, Teknologi,
Seni, Teknologi Informasi Komunikasi, Ekologi Manusia
3. P3G, LPMP, UPTD PLB
4. Assosiasi / Lembaga Keterampilan (al Tiara Kusuma, Harpi Melat Melati, i,
IPBI, Ikaboga, IPHI, dll)
5. Depkes, Depsos, Depnakertrans, Depdagri, Menpora, Depag
6. Depdiknas :
Ditjen Mandikdasmen (Dit. TK TK-SD, Dit. PSMP, Dit. PSMA, Dit. PSMK
Ditjen PLS, Ditjen PMPTK, Ditjen Dikti, Balitbangdiknas Balitbangdiknas, Pusbuk, dll
, 7. SLB (al SLB Pembina, SLB Manunggal Teh Botol Sosro Slawi,
SLB YPRI Pekalongan, SLB Santi Rama, dll)
8. Sekolah Inklusif (al. Sekolah Spektrum, SD Madani, Sekolah Ade I Irma, rma,
Sekolah Al Firdaus), Pondok Pesantren.
9. Pokja A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O
58
10.10.Yayasan/Federasi/AssosiasiYayasan/AssosiasibidangbidangPendidikanPendidikankhususkhusus: : al FNKTN, ICEVI, PertuniICEVI, Pertuni, , MitraMitraNetra,Netra,FNKCMI, FNKTRI, YPAC, PPCI, BhaktiBhaktiMitraMitraUtama,Utama,MPATI, Megabrain,UMC, BudiBudiWaluyoWaluyo, , PantaraPantara, ISDI., ISDI.11.11.ASAPE (Asian Society forforAdaptive Adaptive PhysicalPhysicalEducation)Education)12.12.ISAPE (Indonesian Society forforAdaptive Adaptive PhysicalPhysicalEducation)Education)13.13.DewanDewanPendidikanPendidikan& & KomiteKomiteSekolahSekolah14.14.Forum KomunikasiKomunikasi: Guru: GuruSLB, Kepala SLB, Pengawas SLB, SLB, LPTK PLB/PK, Alumni Akselerasi.
59
ALOKASI DANA PUSAT
12,896,440,000 -42,468,944,000 -67,250,505,000 - 101,362,835,000 53,880,000,000 88,678,795,000 65,000,000,000 81,659,424,000 92,485,000,000 116,178,992,000 126,983,650,000 1234567PUSATDAERAH2000200120022003200420052006
60
Program Pembinaan Sekolah Luar
Biasa Tahun 2006
􀃀AlokasiAnggaranPembinaanPLB Tahun2006
(PusatdanDaerah)
–BerdasarkanLokasi:
•Pusat:Rp.116.118.350.000,-
•Daerah:Rp.126.983.650.000,-
–BerdasarkanProgram:
•WajarDikdas9 Tahun: Rp.151.442.580.000,-
•Dikmen: Rp. 86.759.420.000,-
61
I. KegiatandanAnggaranPembinaanPLB (Pusat)
1. PemerataandanPerluasanAkses
a. PendidikanInklusi(500 Sek) :Rp. 1.351.640.000,-
b. SosialisasiKebijakanPembinaanPLB (3 Keg) :Rp. 1.686.090.000,-
c. PemberianSubsidiPerluasanPelayanan(514 Sek):Rp.13.575.000.000,-
2. PeningkatanMutudanRelevansi
a. Pengb. Kur.PK(8 KetunaanSDLB & SMPLB):Rp. 6.496.980.000,-
b. PeningkatanMutuPengelolaPendidikan(2.200 Org) :Rp.12.446.500.000,-
c. LombadanGebyarPLB (3 Keg):Rp. 7.078.785.000,-
d. BantuanSubsidiOperasionalPendidikan(236 Lbg):Rp. 4.441.750.000,-
e. AkreditasiPLB (200 Sek) :Rp. 1.018.000.000,-
f. PengadaanAlatPendidikan(10 Paket):Rp.21.742.900.000,-
A. Program Wajar Dikdas 9 Tahun
3. Governance3. Governance, , AkuntabilitasAkuntabilitasdandanPencitraanPencitraanPublikPublika. Pengembangana. PengembanganMIS PLB (1 MIS Keg)Keg)::Rp. 573.000.000Rp. 573.000.000,,--b.MonevMonevdandanSupervisiSupervisiLayananLayananPKPK(5 (Keg)Keg)::Rp.1.830.985.000Rp.1.830.985.000,,--c.RakorRakordandanKonsolidasiKonsolidasi(3 (Keg)Keg)::Rp.2.253.950.000,2.253.950.000,--d.Pemb.AdmAdmdandanPengelolaanPengelolaanKeu.Keu.(5 (Keg)Keg)::Rp. 185.400.000Rp. 185.400.000,,--
62
B. Program Pendidikan Menengah
1. Pemerataan dan Perluasan Aksesa. Pendidikan Inklusi (50 Sek): Rp. 3.058.695.000,-b. Subsidi Layanan PLB (36 Sek): Rp. 3.600.000.000,-c. Sosialisasi Kegiatan PLB (3 Keg): Rp. 2.032.500.000,-2. PeningkatanMutudanRelevansia. Pengemb.KurikulumPK(8 Ketunaan):Rp. 1.954.850.000,-b. PengadaanNaskahKeterampilan(6 Jenis):Rp. 536.190.000,-c. LayananPend.Keberbakatan(108 Sek):Rp. 3.158.400.000,-d. PeningkatanMutuPeng. Pend.(860 Org):Rp. 2.783.260.000,-e. SubsidiOperasionalSekolah(183 Lbg):Rp.11.630.000.000,-f. PengadaanAlatPendidikan(3 Paket):Rp. 6.743.000.000,-3. Governance, AkutanbilitasdanPencitraanPublika. PengembanganMIS (1 Keg):Rp. 440.500.000,-b. MonevLayananKeberbakatan(1 Keg):Rp. 599.975.000,-
63
II. Kegiatan dan Anggaran Pembinaan PLB ( Daerah Daerah)
A. Pemerataan dan Perluasan Akses
1. PenyusunandanPengolahanData (33Prov):Rp. 1.651.210.000,-
2. SosialisasiProgram PLB (33 Prov):Rp. 1.869.357.000,-
3. SosialisasiKurikulum(33 Prov):Rp. 1.501.285.000,-
4. PemberianBeasiswa(26.725 Siswa):Rp. 14.413.200.000,-
5. PembangunanUSB (35 Lokasi):Rp. 71.500.000.000,-
B. PeningkatanB. PeningkatanMutuMutudandanRelevansiRelevansi1.SubsidiPeningkatanMutu(885 Sekolah):Rp.22.129.903.000,-2.LombaPrestasidanKreativitasSiswa(33 Prov):Rp. 5.242.475.000,-3.PemilihanGuru PLB Berdedikasi(33 Orang):Rp. 1.391.585.000,-4.PengadaanTenagaSentra(189 Orang):Rp. 2.279.950.000,-C. GovernanceGovernance, , AkuntabilitasAkuntabilitasdandanPencitraanPencitraanPublikPublik1.RapatKoordinasiPLB (33 Prop):Rp.1.419.860.000,-2.PembinaanAdministrasi(33 Keg):Rp.2.919.350.000,-3.MonitoringdanEvaluasi(33 Keg):Rp.1.165.475.000,-
64
DANA DEKONSENTRASI PSLB 2006
No Provinsi JUMLAH
(dalam ribuan)
1 DKI Jakarta 5,107,000
2 Jawa Barat 8,004,730
3 Jawa Tengah 7,586,810
4 DI Yogyakarta 4,508,000
5 Jawa Timur 6,880,000
6 NAD 3,760,000
7 Sumatera Utara 3,803,000
8 Sumatera Barat 3,980,000
9 Riau 3,830,965
10 Jambi 3,289,000
11 Sumatera Selatan 3,444,000
12 Lampung 3,531,000
13 Kalimantan Barat 3,329,000
14 Kalimantan Tengah 3,253,000
15 Kalimantan Selatan 3,352,000
16 Kalimantan Timur 3,340,000
No Provinsi
JUMLAH
(dalam ribuan)
18 Sulawesi Tengah 3,362,000
19 Sulawesi Selatan 3,394,000
20 Sulawesi Tenggara 3,212,000
21 Maluku 3,233,000
22 Bali 3,376,000
23 NTB 3,278,000
24 NTT 3,514,000
25 Papua 3,298,230
26 Bengkulu 3,558,995
27 Maluku Utara 3,213,920
28 Banten 4,170,000
29 Bangka Belitung 3,216,000
30 Gorontalo 3,235,000
31 Kepulauan Riau 3,151,000
32 Irian Jaya Barat 2,360,000
33 Sulawesi Barat 3,156,000
Jumlah 126,983,650
17
Sulawesi Utara
3,257,000
65
TahapTahap--tahaptahapupayaupayayang yang akanakandilakukandilakukanpadapada2006 :2006 1. AnalisaAnalisaSituasiSituasi(AS)(AS)2. SosialisasiSosialisasi((SosSos))3. Capacity Building (CB)4. RencanaRencanaAksiAksi(RA)(RA)5. Position Paper (PP)6. ImplementasiImplementasi(IM)(IM)7. Monitoring dandanEvaluasiEvaluasi((ME)
66
Terima Kasih

Comments

Popular posts from this blog

BEBERAPA CATATAN TENTANG PEMBELAJARAN AKUNTANSI PENGANTAR

E-Learning VS I-Learning

SILABUS PERKULIAHAN; PENGANTAR KOMUNIKASI PENDIDIKAN