Internet Untuk Pendidikan
Bodhi Raharjo
PT INDOCISC:
PT Anda bekerja di IT Solusi Tenaga Indonesia
PPAU Mikroelektronika ITB
2001
Internet berawal dari lembaga pendidikan dan penelitian di Amerika Serikat. Internet hanya digunakan untuk tujuan komersial sejak tahun 1995, bahkan tidak enam (6) tahun yang lalu. Di luar negeri, internet sering diasosiasikan dengan perguruan tinggi, sedangkan di Indonesia internet diasosiasikan dengan bisnis (ISP, e-commerce) dan hiburan.
Artikel ini mencoba mendeskripsikan penggunaan atau fungsi internet secara khusus dalam pendidikan Indonesia.
Manfaat Internet untuk Pendidikan
Sedikit aneh penulis menulis tentang manfaat internet untuk pendidikan. Namun untuk lebih jelasnya, penulis mengulas secara singkat manfaat internet bagi pendidikan.
Akses ke sumber informasi. Sebelum Internet, masalah utama dalam pendidikan (seluruh dunia) adalah akses ke sumber informasi. Sayangnya, perpustakaan tradisional bukanlah sumber informasi yang murah. Buku dan majalah harus dibeli dengan harga tinggi. Manajemen yang baik juga tidak mudah. Akibatnya, di banyak belahan dunia (termasuk Barat) tidak ada perpustakaan yang lengkap. Ketersediaan Internet memungkinkan akses ke banyak sumber informasi. Dengan kata lain, masalah login seharusnya tidak lagi menjadi masalah.
Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang hebat. Apapun bidang yang Anda minati, pasti ada informasi di Internet. Contoh sumber daya online meliputi:
• Perpustakaan
• Majalah daring
Pelajaran langsung di Internet. MIT telah mulai membuat semua materi kursus tersedia secara online.
Di Indonesia, masalah kurangnya sumber informasi tradisional (perpustakaan) lebih serius daripada di tempat lain. Salah satu solusi terpenting untuk mengatasi masalah ini adalah hadirnya internet.
Akses ke ahli. Internet menghilangkan batasan ruang dan waktu sehingga siswa dapat terhubung dengan profesional di lokasi lain. Seorang siswa di Makassar dapat berkonsultasi dengan guru di Bandung atau Palo Alto, AS.
Media kolaboratif. Kerjasama atau kerjasama antara pihak-pihak yang berkepentingan di bidang pendidikan dapat berlangsung secara sederhana, efisien dan hemat biaya.
Masalah internet untuk pendidikan
Penjelasan di atas membawa kita pada pertanyaan mengapa internet tidak banyak digunakan untuk tujuan pendidikan di Indonesia. Ada beberapa alasan, beberapa di antaranya akan diungkap pada bagian berikut.
Jangan belajar bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Pengetahuan bahasa Inggris adalah keuntungan.
Kurangnya sumber daya dalam bahasa Indonesia. Kami memahami bahwa tidak semua orang Indonesia belajar bahasa Inggris. Oleh karena itu, sumber daya bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini, banyak sumber informasi pendidikan yang tidak tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep partisipasi tidak terputus dengan, misalnya, membuat materi pendidikan di Internet. Inisiatif yang tidak biasa seperti itu ada tetapi sebagian besar tidak ada. Sebagai contoh.
• Indonesia untukmu
http://formu.Indonesiaforum.org
Akses internet masih mahal. Meski tersedia, akses internet masih mahal. Tapi itu harus lebih murah di masa depan. Percepatan harga diharapkan menjadi fokus utama pemerintah. Cara lain adalah dengan memberikan subsidi pemerintah untuk lembaga pendidikan.
Akses internet masih sulit. Beberapa daerah di Indonesia belum memiliki saluran telepon untuk mengakses Internet.
Guru belum siap. Guru-guru Indonesia belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajaran mereka. Meskipun guru adalah salah satu pengguna yang dapat menggunakan internet dengan benar. Contohnya adalah menemukan soal latihan untuk kelas. Jika setiap guru di Indonesia mengambil 2 (dua) soal dan mempostingnya secara online, mungkin ada ribuan atau bahkan jutaan soal yang bisa digunakan untuk latihan di kelas.
untuk menutup
Internet adalah salah satu produk teknologi yang membantu kita meningkatkan taraf hidup kita melalui pendidikan. Meskipun ada banyak tantangan, kita dapat memanfaatkan Internet dengan sebaik-baiknya.
PT INDOCISC:
PT Anda bekerja di IT Solusi Tenaga Indonesia
PPAU Mikroelektronika ITB
2001
Internet berawal dari lembaga pendidikan dan penelitian di Amerika Serikat. Internet hanya digunakan untuk tujuan komersial sejak tahun 1995, bahkan tidak enam (6) tahun yang lalu. Di luar negeri, internet sering diasosiasikan dengan perguruan tinggi, sedangkan di Indonesia internet diasosiasikan dengan bisnis (ISP, e-commerce) dan hiburan.
Artikel ini mencoba mendeskripsikan penggunaan atau fungsi internet secara khusus dalam pendidikan Indonesia.
Manfaat Internet untuk Pendidikan
Sedikit aneh penulis menulis tentang manfaat internet untuk pendidikan. Namun untuk lebih jelasnya, penulis mengulas secara singkat manfaat internet bagi pendidikan.
Akses ke sumber informasi. Sebelum Internet, masalah utama dalam pendidikan (seluruh dunia) adalah akses ke sumber informasi. Sayangnya, perpustakaan tradisional bukanlah sumber informasi yang murah. Buku dan majalah harus dibeli dengan harga tinggi. Manajemen yang baik juga tidak mudah. Akibatnya, di banyak belahan dunia (termasuk Barat) tidak ada perpustakaan yang lengkap. Ketersediaan Internet memungkinkan akses ke banyak sumber informasi. Dengan kata lain, masalah login seharusnya tidak lagi menjadi masalah.
Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang hebat. Apapun bidang yang Anda minati, pasti ada informasi di Internet. Contoh sumber daya online meliputi:
• Perpustakaan
• Majalah daring
Pelajaran langsung di Internet. MIT telah mulai membuat semua materi kursus tersedia secara online.
Di Indonesia, masalah kurangnya sumber informasi tradisional (perpustakaan) lebih serius daripada di tempat lain. Salah satu solusi terpenting untuk mengatasi masalah ini adalah hadirnya internet.
Akses ke ahli. Internet menghilangkan batasan ruang dan waktu sehingga siswa dapat terhubung dengan profesional di lokasi lain. Seorang siswa di Makassar dapat berkonsultasi dengan guru di Bandung atau Palo Alto, AS.
Media kolaboratif. Kerjasama atau kerjasama antara pihak-pihak yang berkepentingan di bidang pendidikan dapat berlangsung secara sederhana, efisien dan hemat biaya.
Masalah internet untuk pendidikan
Penjelasan di atas membawa kita pada pertanyaan mengapa internet tidak banyak digunakan untuk tujuan pendidikan di Indonesia. Ada beberapa alasan, beberapa di antaranya akan diungkap pada bagian berikut.
Jangan belajar bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Pengetahuan bahasa Inggris adalah keuntungan.
Kurangnya sumber daya dalam bahasa Indonesia. Kami memahami bahwa tidak semua orang Indonesia belajar bahasa Inggris. Oleh karena itu, sumber daya bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini, banyak sumber informasi pendidikan yang tidak tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep partisipasi tidak terputus dengan, misalnya, membuat materi pendidikan di Internet. Inisiatif yang tidak biasa seperti itu ada tetapi sebagian besar tidak ada. Sebagai contoh.
• Indonesia untukmu
http://formu.Indonesiaforum.org
Akses internet masih mahal. Meski tersedia, akses internet masih mahal. Tapi itu harus lebih murah di masa depan. Percepatan harga diharapkan menjadi fokus utama pemerintah. Cara lain adalah dengan memberikan subsidi pemerintah untuk lembaga pendidikan.
Akses internet masih sulit. Beberapa daerah di Indonesia belum memiliki saluran telepon untuk mengakses Internet.
Guru belum siap. Guru-guru Indonesia belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajaran mereka. Meskipun guru adalah salah satu pengguna yang dapat menggunakan internet dengan benar. Contohnya adalah menemukan soal latihan untuk kelas. Jika setiap guru di Indonesia mengambil 2 (dua) soal dan mempostingnya secara online, mungkin ada ribuan atau bahkan jutaan soal yang bisa digunakan untuk latihan di kelas.
untuk menutup
Internet adalah salah satu produk teknologi yang membantu kita meningkatkan taraf hidup kita melalui pendidikan. Meskipun ada banyak tantangan, kita dapat memanfaatkan Internet dengan sebaik-baiknya.
Comments
Post a Comment